a. Jaringan tanpa Mikrotik
Model arsitektur jaringan secara umum tanpa menggunakan Mikrotik router sebagai bandwith management adalah sebagai berikut:
Dari gambar tersebut adalah model jaringan yang hanya terdapat satu jaringan, dan koneksi jaringan dari modem langsung terhubung ke switch yang langsung berhubungan dengan komputer klien. Oleh karena itu, biasanya tidak adanya pembagian bandwidth yang signifikan. Menyebabkan adanya dominasi bandwidth oleh salah satu klien dan klien bisa mendownload atau memakai bandwidth secara besar-besaran tanpa adanya controling.
b. Jaringan dengan Mikrotik
Untuk selanjutnya pada jaringan yang dibangun, perlu adanya router sebagai controling sekaligus sebagai bandwith management, agar trafik dalam jaringan bisa lancar dan mengalokasikan bandwith sesuai kebutuhan.
Pada gambar, akan ditambahkan sebuah router Mikrotik (RB 750) dan bisa dengan menggunakan metode HTB sebagai manajemen bandwith-nya. Dengan Mikrotik, hal ini juga akan memudahkan dalam pembagian IP address, subnet serta pembagian bandwidth berdasarkan kebutuhan. Untuk konfigurasi hardware modem & mikrotik secara umum sebagaimana berikut :
a Konfigurasi Modem
Ø Konfigurasi modem sebagai bridge
b Konfigurasi Mikrotik router
1) Identifikasi (memberi nama) interface/ethernet dengan mengkonfigurasi port router yang akan digunakan.
§ Contoh : public untuk ether1 dan local untuk ether2
2) Konfigurasi IP address untuk masing-masing interface yang digunakan.
§ Contoh : IP 192.167.1.2/27 untuk IP public (menga-rah ke modem/ISP/internet) dan IP 192.167.1.33/27 untuk IP local (mengarah ke swith atau LAN)
3) Konfigurasi PPPoE (dial) melalui Mikrotik
4) Konfigurasi gateway/routing. IP gateway bisa diambil dari IP modem, yang mengarah ke modem/internet/ISP.
5) Konfigurasi NAT (Network Address Translation/ masquerade). Dilakukan agar komputer klien dapat terkoneksi (dikenali jaringan luar) ke jaringan internet
6) Konfigurasi DNS (Domain Name Server)
7) Konfigurasi DHCP, maka IP address disisi klien akan didapat secara otomatis, hal ini dilakukan tergantung kebutuhan dari jaringan yang digunakan.
Sementara, untuk konfigurasi secara detil akan dilanjutkan ke tulisan selanjutnya


Tidak ada komentar:
Posting Komentar